Identifikasi Peran Sektor Unggulan Terhadap Pertumbuhan Inklusif : Studi Empiris dari Provinsi Kepulauan Riau
DOI:
https://doi.org/10.69853/ja.v3i01.105Kata Kunci:
Pertumbuhan Inklusif, PEGR, Sektor UnggulanAbstrak
Selama satu dekade terakhir, Provinsi Kepulauan Riau telah menunjukan resiliensi pertumbuhan ekonomi yang kuat, didukung oleh tiga sektor unggulan yaitu Industri Pengolahan, Konstruksi, dan Pertambangan dan Penggalian. Namun, pertumbuhan tersebut belum secara inklusi mengatasi masalah sosial ekonomi seperti kemiskinan, ketimpangan, dan pengangguran. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak sektor-sektor unggulan tersebut terhadap pertumbuhan inklusif di Kepulauan Riau dengan menggunakan regresi data panel. Selain itu, studi ini akan melakukan perhitungan indeks pertumbuhan inklusif melalui pendekatan metode Poverty Equivalent Growth Rate (PEGR). Hasil perhitungan indeks pertumbuhan inklusif menunjukan bahwa secara umum tingkat inklusivitas pertimbuhan ekonomi belum berhasil dicapai oleh kabupaten/kota di Kepulauan Riau selama 2015-2022, terutama di Kepulauan Anambas dengan derajat inklusivitas terendah. Lebih lanjut, Hasil estimasi fixed effects model memperlihatkan bahwa sektor Industri Pengolahan, Konstruksi, dan Pertambangan dan Penggalian memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan inklusif di Provinsi Kepulauan Riau, menyoroti pentingnya pemanfaatan potensi sektoral untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 M. Silahul Mu'min, Misbahol Yaqin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International