Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Jalan Dengan Base Course dan Subbase Course Untuk Mempertahankan Umur Rencana Jalan

Authors

  • Yuda Afriansyah Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepulauan Riau

DOI:

https://doi.org/10.69853/ja.v2i1.20

Keywords:

Agregat Kelas A, Agregat Kelas B, Pondasi atas, pondasi bawah, Pembangunan jalan

Abstract

Kajian ini memuat pelaksanaan pekerjaan lapis pondasi atas (base Course) dan pondasi bawah (subbase course) dalam rangka mempertahankan umur rencana jalan. Persiapan pekerjaan, persyaratan bahan material, pengendalian mutu dan prosedur pelaksanaan yang digunakan mengikuti metode  lapis pondasi atas ini berdasarkan Spesifikasi Umum 2018 Revisi 2. Hal-hal yang menyebabkan ketidaksesuaian umur rencana jalan dengan waktu yang telah ditentukan adalah disebabkan lima faktor, yaitu pertama, sumber daya manusia yang tidak melaksanakan pekerjaan dengan baik. Lima faktor yang menjadi penyebab ketidaksesuaian antara umur rencana jalan dengan waktu yang telah ditentukan antara lain, pertama adalah sumber daya manusia yaitu kontraktor dan pengawas yang melaksanakan kerja tidak sesuai dengan prosedur. Kedua adalah bahan material yang digunakan dan proses dalam pengolahan bahan material tersebut tidak sesuai dengan persyaratan dan prosedur. Ketiga adalah, peralatan yang digunakan tidak laik fungsi serta operator yang kurang pengetahuan dan tidak prosesional dalam mengoperasikan alat atau mesin. Keempat adalah pengendalian mutu yang kurang dilaksanakan dengan baik oleh pengawas lapangan. Kelima adalah faktor lingkungan atau cuaca yang sering berubah-ubah mengakibatkan tanah dasar yang tidak stabil akibat dari beban lalu lintas yang meningkat serta kadar air yang tinggi karena curah hujan. 

Downloads

Published

08/29/2023

How to Cite

Yuda Afriansyah. (2023). Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Jalan Dengan Base Course dan Subbase Course Untuk Mempertahankan Umur Rencana Jalan. Jurnal Archipelago, 2(1), 61–67. https://doi.org/10.69853/ja.v2i1.20